Blog

Berikut adalah beberapa tulisan yang disalin dari berbagai sumber, tulisan kembali disalin untuk tujuan mengingat kembali dan mengurangi penelusuran berulang.

RC.Local Service Debian Buster

diposting pada tanggal 1 Nov 2019 04.31 oleh Putra Agung   [ diperbarui1 Nov 2019 04.33 ]

On the latest debian version the /etc/rc.local file is deprecated, but we can add it back using systemd for those scripts or applications that still depend on it.

RC.Local on Debian Buster

Note that this is not the correct way of doing it, and you should probably create a service for your script or application, but if you don’t want to spend the time just yet to migrate everything over you can simple add the rc.local file back into Debian 10.

  • First we need to create a service file:


cat <<EOF >> /etc/systemd/system/rc-local.service
[Unit]
Description=/etc/rc.local
ConditionPathExists=/etc/rc.local
 
[Service]
Type=forking
ExecStart=/etc/rc.local start
TimeoutSec=0
StandardOutput=tty
RemainAfterExit=yes
SysVStartPriority=99
 
[Install]
WantedBy=multi-user.target
EOF

Then we create the rc.local file again

cat <<EOF >> /etc/rc.local
#!/bin/sh -e
#
# rc.local
#
# This script is executed at the end of each multiuser runlevel.
# Make sure that the script will "exit 0" on success or any other
# value on error.
#
# In order to enable or disable this script just change the execution
# bits.
#
# By default this script does nothing.
 
exit 0
  • Set the permissions:

chmod +x /etc/rc.local
  • And enable the service to start during boot

systemctl enable rc-local
  • And finaly start the service

systemctl start rc-local
  • You can view the status of the service with:
    And enable the service to start during boot
systemctl status rc-local
  • You can now add what you want back into the rc.local file, of course this is not the ‘correct’ way of doing, best would be to add a service for your scripts/programs in systemd where possible.

sumber: https://www.troublenow.org/752/debian-10-add-rc-local/

Delete dan Update Records

diposting pada tanggal 23 Jul 2019 01.29 oleh David S

A.Delete Records
DELETE digunakan untuk menghapus suatu record didalam table, format line yang digunakan biasanya :

        DELETE FROM (nama_table) WHERE (kolom unik) = (Data pada kolom);


Tentukan terlebih dahulu data yang ingin dihapus, misal anda ingin menghapus nomor 6


B.Update Records
UPDATE digunakan untuk memperbarui/mengubah suatu record didalam table, format line yang digunakan :

        UPDATE (nama_table) SET (nama_kolom)=(data kolom baru) WHERE (kolom unik) = (Data pada kolom);

Berikut contoh linenya :







Primary Key

diposting pada tanggal 22 Jul 2019 19.58 oleh David S

Pada intinya Primary Key merupakan Value di dalam kolom yang dijadikan suatu tolak ukur untuk membedakan satu data dari data lainnya. Dengan kata lain suatu kolom yang memiliki Primary key tidak mungkin memiliki data yang identik atau lebih dari 1.
Misal :
Pada data diatas terdapat 2 orang berbeda dengan nama yang sama dan memiliki kewarganegaraan yang sama. dalam tugas inilah PRIMARY KEY memainkan peran vital untuk dapat membedakan kedua orang tersebut.
NIK (Nomor Induk Kewarganegaraan) setiap orang pasti berbeda dari satu dan yang lainnya (Unique), karena memiliki sifat yang unique NIK lah kolom yang menggunakan Value Primary Key.

Contoh pada table biodata yang pernah kita buat :

id dijadikan PRIMARY KEY dikarenakan ia bersifat unique dan berbeda satu sama lain, misal kita ingin menambahkan table dengan ID yang sama :

Data tidak dapat dimasukkan, dikarenakan id dengan nilai 3 sudah ada pada table tersebut.


Coalesce

diposting pada tanggal 17 Jul 2019 21.15 oleh David S   [ diperbarui18 Jul 2019 18.20 ]

Coalesce merupakan salah satu perintah yang digunakan untuk mengisi kolom yang tidak memiliki isi atau bersifat NULL. 
Contoh di biodata pegawai ada beberapa pegawai yang tidak memiliki email dan pada kolom email kosong. Anda ingin mengganti kolom kosong menjadi tulisan "Email not Provided".
  1. Buka SQLshell.
  2. Koneksikan dan sambungkan ke Server dan database anda.
  3. Berikut contoh Lines beserta hasilnya :
  4. Pada COALESCE anda pilih kolom mana yang memiliki kolom NULL lalu tentukan kolom yang kosong ini ingin diganti menjadi apa.

Penggunaan Aritmatik

diposting pada tanggal 17 Jul 2019 03.09 oleh David S

Operasi Aritmatik yang digunakan pada PostgreSQL tergolong sama pada bahasa program pemrograman lainnya .
Aritmatik yang digunakan dalam PostgreSQL adalah sebagai berikut:
  1. Penjumlahan '+'
  2. Pengurangan '-'
  3. Perkalian '*'
  4. Pembagian '/'
  5. Faktorial 'x!'
  6. Perpangkatan '^'
  7. Mod '%' (Sisa jumlah angka yang muat pada suatu angka)
Berikut contoh line dan aplikasinya pada PostgreSQL

Contoh lebih lanjut,anda ingin menghitung harga diskon sebesar 10 % pada model tiap mobil, anda ingin mengetahui berapa potongannya dan harga setelah di diskon.
  1. Buka SQLshell.
  2. Sambungkan kedalam Server dan Database anda.
  3. Berikut contoh line dan hasilnya :





SUM

diposting pada tanggal 17 Jul 2019 01.24 oleh David S

SUM
Penggunaan fungsi SUM dalam suatu Lines digunakan untuk menghitung jumlah data di dalam kolom didalam suatu Table.
Contoh, anda ingin menghitung jumlah semua harga model mobil yang ada.
  1. Buka SQLshell.
  2. Koneksikan kedalam server dan database anda,
  3. Untuk format Line danberkut contohnya :
Contoh kedua bila anda ingin menghitung harga semua model mobil pada setiap produsen mobil.
Berikut Line dan hasilnya :



MIN MAX and AVERAGE

diposting pada tanggal 16 Jul 2019 21.05 oleh David S

A.MIN
Min digunakan  untuk mencari nilai terendah / angka terkecil pada suatu kolom Table, contoh Linenya :

    SELECT MIN(price) FROM car;

B.MAX
Max digunakan untuk mencari nilai tertinggi / angka terbesar pada suatu kolom Table, contoh Linenya :

    SELECT MAX(price) FROM car;

C.AVG
AVG digunakan untuk mencari nilai rata-rata pada suatu kolom Table, contoh Linenya :

    SELECT AVG(price) FROM car;

Dibawah ini merupakan hasil ketiga Fungsi diatas :


Untuk penggunaan lebih lanjutnya dapat diperhatikan contoh berikut,
misalnya anda ingin mencari Harga maksimum model kendaraan dari setiap produsen kendaraan.


 

Group By dan Group By , Having

diposting pada tanggal 16 Jul 2019 20.26 oleh David S

Group By merupakan fungsi di PostgreSQL untuk mengelompokan data di suatu kolom. 
Contoh anda ingin menghitung jumlah setiap model yang dibuat suatu manufaktur kendaraan.

  1. Buka SQLShell.
  2. Samungkan ke dalam Database dan Server anda.
  3. Berikut contoh LIne penggunaan fungsi GROUP BY beserta hasilnya :
  4. Diatas dapat dilihat jumlah model mobil yang dibuat setiap produsen mobil, COUNT berfungsi untuk menghitung jumlah setiap mobil yang ada pada setiap produsen, ORDER BY membantu mengurutkan nama produsen kendaran.
Group By Having memiliki fungsi yang sama pada Group By tetapi dapat lebih spesifik dalam menunjukkan data dalam table.
Contoh anda ingin memunculkan data produsen mobil yang telah membuat lebih dari 15 model mobil.

  1. Buka SQLShell.
  2. Samungkan ke dalam Database dan Server anda.
  3. Berikut contoh LIne penggunaan fungsi GROUP BY,HAVING beserta hasilnya :
  4. Diatas menunjukan data table produsen mobil yang telah membuat model mobil lebih dari 15. HAVING COUNT (*) >15 berfungsi untuk memastikan bahwa jumlah model yang ditampilkan harus berjumlah lebih dari 15.

BETWEEN,LIKE AND ILIKE

diposting pada tanggal 15 Jul 2019 21.07 oleh David S   [ diperbarui15 Jul 2019 22.36 ]

A.BETWEEN
Pengunaan Between biasa digunakan untuk mencari data berdasarkan tanggal.
Contohnya, anda ingin mencari data karyawan yang lahir dari tanggal 1995-2000, berikut langkah-langkahnya :
  1. Masuk kedalam Server dan koneksikan kedalam Database PostgreSQL.
  2. Ketikan Line " SELECT * FROM (nama table) WHERE (nama kolom) BETWEEN '(YYYY-MM-DD)' AND '(YYYY-MM-DD)' ; " Berikut hasilnya :
B.LIKE
Penggunaan LIKE biasa digunakan untuk mencari data pada tabel bedasarkan kemiripan suatu data pada satu kolom.
Contohnya, anda ingin mencari data email karyawan anda yang menggunakan domain ".com".
  1. Masuk kedalam Server dan koneksikan kedalam Database PostgreSQL.
  2. Ketik Line " SELECT * FROM (nama table) WHERE (nama kolom) LIKE '%.com' ; " berikut contoh line dan hasilnya :

C.ILIKE
Penggunaan ILIKE biasa digunakan untuk mencari data pada tabel bedasarkan kemiripan suatu data pada satu kolom tanpa mementingkan UPPERCASE atau lowercase .

LIMIT,OFFSET and IN

diposting pada tanggal 15 Jul 2019 20.37 oleh David S

A.LIMIT
Penggunaan LIMIT pada suatu Line adalah untuk membatasi jumlah data yang ingin ditampilkan pada suatu table.
Contohnya, anda ingin menampilkan 10 Data karyawan paling atas dan berikut merupakan langkah-langkahnya.
  1. Masuk kedalam Server dan koneksikan kedalam Database PostgreSQL.
  2. Ketikan Line " SELECT * FROM (nama table) LIMIT 10 ; " Berikut hasilnya :
B.OFFSET
Penggunaan OFFSET pada suatu Line bertujuan untuk menunjukan data dalam Table dimulai dari baris tertentu.
Contohnya, anda ingin menampilkan data karyawan dari urutan 6 tanpa menampilkan 5 karyawan pertama dan berikut merupakan langkah-langkahnya.
  1. Masuk kedalam Server dan koneksikan kedalam Database PostgreSQL.
  2. Ketikan Line " SELECT * FROM (nama table) OFFSET 5 ; " Berikut hasilnya :
  3. Bila anda ingin menampilkan data dari 6-10 saja dapat menggabungkan LIMIT dan OFFSET,berikut line dan hasilnya : 
                                                                                                                                 
C.IN
Penggunaan IN digunakan untuk mencari suatu Data pada table dengan lebih mudah dibandingkan penggunaan AND.
Contohnya, anda ingin membuka Data mobil Honda atau Toyota saja pada Database Table mobil anda dan berikut langkah-langkahnya :
  1. Masuk kedalam Server dan koneksikan kedalam Database PostgreSQL.
  2. Ketikan Line "  SELECT * FROM (nama_table) IN (data yang ingin dicari) ; " berikut contoh dan hasilnya :


1-10 of 23